Senin, 19 Januari 2009

Bangkitlah saudaraku !!!

ketika iblis-iblis zionis hanya menyisakan tangis,

ketika iblis-iblis zionis haus menodai al-maqdis,

ketika iblis-iblis zionis bengis membantai habis,

ketika raksasa barat mendukung segala tipu muslihat,

ketika raksasa barat berjibaku membuat kebijakan bejat,

ketika raksasa berat bermaksiat tanpa beristirahat,

ketika polisi dunia membisu tak berpeluru,

ketika polisi dunia didikte dengan perintah yang disseru,

ketika polisi dunia tak layak dijadikan tempat mengadu,

ketika anjing-anjing kasmir angkuh merobek kehormatan,

ketika anjing-anjing kasmir sombong menginjak kesucian,

dan ketika dengan hujan batu kami bertahan,

SEDANG APAKAH KALIAN?

SEDANG APA?

Yaa ayyuhal muslimuun....


BANGKITLAH !!!!

MENGAUMLAH !!!

Tunjukkan taring-taring ganasmu !!

Perlihatkan terkaman-terkaman hebatmu !!

Keluarkan auman-auman suaramu !!

Karena, Kalianlah singa-singa lapar itu, yang SIAP melumat semua kebatilan di segala penjuru....




ALLAHU AKBAR !!!!

untukmu bocah-bocah surga

Merah saga langit Gaza kini memerah darah syuhada,

kesturi pun meruar dari pojok-pojok Gaza,

dari darah bocah-bocah yang menggenggam ketapel berpeluru batu-batu surga,

hai.... bocah-bocah surga,

kau tameng hujan mesiu dengan dada,

kau balas mortir dengan krikil,

wangi darahmu kini telah mengangkasa bersama lantunan do'a dari seluruh penjuru dunia,

dan Gaza kini tak lagi purnama....

Jumat, 02 Januari 2009

AYAH......

Sedalam laut, seluas langit

cinta selalu tak bisa diukur

begitulah ayah mengurai waktu

meneteskan keringat dan rindunya

untukku




Ayah pergi sangat pagi

kadang sampai pagi lagi

tapi saat pulang

ia tak lupa menjinjing pelangi

lalu dengan sabar

menguraikan warnanya

satu persatu padaku

dengan mata berbinar






Waktu memang tak akrab

denganku dan ayah

tapi di dalam buku gambarku

tak pernah ada duka atau badai

hanya sederet sketsa

tentang aku, ayah dan tawa

yang selalu bersama

Kamis, 25 Desember 2008

Anggapan Salah Tentang Cowok

Nggak semua anggapan kita tentang cowok itu benar. Bahwa cowok itu egois, emosi tinggi, atau takut berkomitmen, bisa jadi itu hanya tuduhan tanpa bukti. Cowok memang punya sifat yang beda bila dibandingkan dengan para cewek. Sebab kata orang, cowok itu berasal dari Mars dan cewek dari Venus. Mari deh lurusin dulu pemahaman soal cowok! (oxy/bs)



Cowok Takut Berkomiten

Suka mbulet kalau diajak menjalin hubungan ke arah yang lebih serius. Padahal, masa pacaran udah bertahun-tahun. Kedua keluarga juga udah saling kenal. Jika didesak, mereka malah nggak segan untuk pilih putus ketimbang melamar kita.

Sebenarnya...
Tanpa dipaksa pun, akan ada saatnya cowok butuh untuk diikat. Kalau emang udah niat serius sejak awal, dia nggak bakal ragu mengungkapkan keinginannya. Hanya, momen indah itu butuh waktu yang tepat. Dia nggak bakal sembarangan melamar, kalau segalanya dirasa belum siap. Termasuk persoalan keuangan untuk masa depan.


Cowok Suka Ngeres

Hobi berpikiran kotor alias semua hal yang berbau seks, tubuh perempuan, dan film porno.

Sebenarnya...
Cowok emang senang dikelilingi cewek seksi. Tapi, bukan berarti pikiran mereka selalu dipenuhi hal-hal berbau seks. Apalagi kalau sedang sibuk atau banyak masalah, mereka bakal malas mikirin seks. So, nggak perlu jealous sama poster-poster cewek di kamar doi. Mending dia masang poster seleb cewek, ketimbang foto mantannya!


Cowok Benci Romantisme

Diajak nonton film drama, dia ogah! Diajak candle light dinner, dia malas! Disuruh bilang I love you aja, kita mesti memohon bahkan memaksa. Mereka benar-benar mirip makhluk asing.

Sebenarnya...
Kaum adam juga butuh dan menyukai romantisme. Mungkin, bentuknya aja yang berbeda. Mereka nggak terlalu suka merayakan romantisme dengan hal yang ribet. Misalnya dengan dinner yang butuh bujet besar, pakaian baru, serta dandanan super. Kalau boleh milih, mereka lebih suka ngobrol berdua di teras rumah sambil memandang bintang. Romantisnya lebih natural dan hangat.


Cowok Alergi Anak Kecil

Si dia pasti langsung menolak, kalau adik atau keponakan kita ingin ikut serta dalam kencan kalian. Bukannya dianggap bisa menyemarakkan suasana, anak kecil malah dipandang sebagai monster.

Sebenarnya ….
Jangan langsung men-judge gitu dong! Jangankan cowok, cewek aja juga suka ribet kalau disuruh ngurus anak kecil. Takut nangislah, takut jatuhlah, takut ngompollah, dan lain lain. Semua orang butuh waktu untuk bisa dekat dengan orang lain. Kenalkan dulu dia dengan keponakan kita, baru mengajaknya jalan bareng. Pasti seru!


Cowok Asal Dalam Berpenampilan

Biarpun kemarin udah pakai kaus itu, hari ini mereka cuek aja pakai kaus yang sama. Saat kita udah dandan habis-habisan, mereka nyantai datang dengan wajah berminyak dan rambut lepek. Arrgghhh!

Sebenarnya ….
Sama kayak cewek, cowok juga pengin dipandang cakep dan keren. Cuma, cara dandan mereka hanya sewajarnya. Misalnya mandi tiga kali sehari dan pakai deodoran. Sebab, kalau dandan berlebihan, bisa-bisa mereka dianggap nggak gentle. Setuju?


Persahabatan Antarcowok Nggak Mendalam

Sepertinya mereka nggak pernah saling curhat dengan sahabatnya. Hubungan pertemanan cowok hanya sebatas main bola dan makan bareng. Selebihnya, nothing!

Sebenarnya…
Cowok juga manusia kok! Mereka butuh curhat saat sedang ada masalah. Mungkin mereka nggak melakukannya saat sedang kumpul satu geng, tapi saat ketemu man to man. Acara mereka nggak kalah seru dari sesi curhat cewek lho. Ya... meskipun nggak sesering para cewek!



^0^

Thukah anda....?

Tahukah Anda kalau orang yang
kelihatan begitu tegar hatinya
adalah orang yang sangat lemah
dan butuh pertolongan?

Tahukah Anda kalau orang yang
menghabiskan waktunya untuk
melindungi orang lain
justru adalah orang yang sangat butuh
seseorang untuk melindunginya?

Tahukah Anda kalau tiga hal
yang paling sulit untuk diungkapkan
adalah,,,,
'Aku cinta kamu'
'Maaf'
dan 'Tolong aku' ??!

Tahukah Anda kalau orang yang
suka berpakaian warna merah
lebih yakin kepada dirinya sendiri?

Tahukah Anda kalau orang yang
suka berpakaian kuning adalah
orang yang menikmati kecantikannya sendiri?

Tahukah Anda kalau orang yang
suka berpakaian hitam adalah
orang yang tidak ingin diperhatikan
tetapi sangat butuh bantuan & pengertian
anda?

Tahukah Anda
apabila Anda menolong seseorang,
pertolongan tersebut akan
dikembalikan dua kali lipat?

Tahukah Anda bahwa lebih mudah
mengatakan perasaan Anda
dalam tulisan dibandingkan
mengatakan

Selasa, 16 Desember 2008

Cara mengatasi BT ato Stress..

Banyaknya aktifitas yang kita kerjakan setiap hari bisa menjadikan kita stress, sebenarnya penyebab utama dari BT ato Stress kecil ini adalah ada beebrapa hal yang tidak berjalan sebagaimana mestinya, contohnya akan pergi ke Mall dengan teman-teman tetapi tidak jadi karena hujan atau kendaraan yang akan kita pakai macet, halini bisa membuat kita BT ataou stress, selain itu juga karena pembatalan sebuah janji oleh seseorang yang kita cintai, yang mana pembatalan itu secara satu pihak, apa lagi pembatalan itu dikarenakan dia mendahulukan kepentingan orang lain, sedangkan kepentingan yang seharusnya diberikan kepada kita di nomorduakan, hal ini juga bisa membuat BT, hal ini gampang cara mengatasinya
Sementara hilangkan semua urusan yang ada di pikiran yang sedang kacau dengan mengalihkan perhatian, hal ini dapat dilakukan dengan mengambil air wudlu.
Apabial dengan wudlu tidak hilang bisa dilanjutkan dengan baca Qur'an plus artinya, walaupun hal ini dah sering kita baca tiap hari tapi apa salahnya kalo kita baca lagi pada saat qita lagi stress
Kalo masih belum hilang, coba dech mandi dan siram semua tubuh biar kepala agak dingin dan seger.
tips ke tiga belum bisa juga?, nah yang ini keluar aja cari makan-makanan yang kamu sukai, seperti bakso, soto, mie ayam, telo bakar, jadah bakar, getuk lindri atau makanan yang lain, hal ini dibenarkan oleh tim dokter, karena orang lagi stres atau BT memerlukan nutrisi makanan yang banyak, jadi apa salahnya kalo kita makan yang banyak juga untuk menyeimbangi pengeluaran yang ada.
Tips keempat lum mampu meredam BT? nah yang ini agak berat, coba alihkan apa aja yang mbuat kita BT dengan nyuci baju ato setrika baju, kalo baju dah disetrika semua bisa juga ngepel lantai rumah n ngrapiin rumah, nah setelah kelihatan rapi cukup membuat kita jadi fress, yang kelima ini lumayan ampuh, daripada diem seribu bahasa atau bungkam diri di kamar tidak ada gunanya lagi pula tenaga kita tidak terbuang dengan sia-sia hanya untuk memikirkan yang membuat kita BT. tul ndak



Coba dech, ntar pas lagi BT bisa dipraktekkan

Minggu, 30 November 2008

Surat Dari Hati Seorang Ibu

Anakku….
Ini surat dari ibu yang tersayat hatinya. Linangan air mata bertetesan deras menyertai tersusunnya tulisan ini. Aku lihat engkau lelaki yang gagah lagi matang. Bacalah surat ini. Dan kau boleh merobek-robeknya setelah itu, seperti saat engkau meremukkan kalbuku sebelumnya.

Sejak dokter mengabari tentang kehamilan, aku berbahagia. Ibu-ibu sangat memahami makna ini dengan baik. Awal kegembiraan dan sekaligus perubahan psikis dan fisik. Sembilan bulan aku mengandungmu. Seluruh aktivitas aku jalani dengan susah payah karena kandunganku. Meski begitu, tidak mengurangi kebahagiaanku. Kesengsaraan yang tiada hentinya, bahkan kematian kulihat didepan mataku saat aku melahirkanmu. Jeritan tangismu meneteskan air mata
kegembiraan kami.
Berikutnya, aku layaknya pelayan yang tidak pernah istirahat. Kepenatanku demi kesehatanmu. Kegelisahanku demi kebaikanmu. Harapanku hanya ingin melihat senyum sehatmu dan permintaanmu kepada Ibu untuk membuatkan sesuatu. Masa remaja pun engkau masuki. Kejantananmu semakin terlihat, Aku pun berikhtiar untuk mencarikan gadis yang akan mendampingi hidupmu. Kemudian tibalah saat engkau menikah. Hatiku sedih atas kepergianmu, namun aku tetap bahagia lantaran engkau menempuh hidup baru.

Seiring perjalanan waktu, aku merasa engkau bukan anakku yang dulu. Hak diriku telah terlupakan. Sudah sekian lama aku tidak bersua, meski melalui telepon. Ibu tidak menuntut macam-macam. Sebulan sekali, jadikanlah ibumu ini sebagai persinggahan, meski hanya beberapa menit saja untuk melihat anakku. Ibu sekarang sudah sangat lemah. Punggung sudah membungkuk, gemetar sering melecut tubuh dan berbagai penyakit tak bosan-bosan singgah kepadaku. Ibu semakin susah melakukan gerakan.

Anakku…
Seandainya ada yang berbuat baik kepadamu, niscaya ibu akan berterima kasih kepadanya. Sementara Ibu telah sekian lama berbuat baik kepada dirimu. Manakah balasan dan terima kasihmu pada Ibu ? Apakah engkau sudah kehabisan rasa kasihmu pada Ibu ? Ibu bertanya-tanya, dosa apa yang menyebabkan dirimu

enggan melihat dan mengunjungi Ibu ? Baiklah, anggap Ibu sebagai pembantu, mana upah Ibu selama ini ?
Anakku..
Ibu hanya ingin melihatmu saja. Lain tidak. Kapan hatimu memelas dan luluh untuk wanita tua yang sudah lemah ini dan dirundung kerinduan, sekaligus duka dan kesedihan ? Ibu tidak tega untuk mengadukan kondisi ini kepada Dzat yang di atas sana. Ibu juga tidak akan menularkan kepedihan ini kepada orang lain. Sebab, ini akan menyeretmu kepada kedurhakaan. Musibah dan hukuman pun akan menimpamu di dunia ini sebelum di akhirat. Ibu tidak akan sampai hati
melakukannya,
Anakku…
Walaupun bagaimanapun engkau masih buah hatiku, bunga kehidupan dan cahaya diriku…

Anakku…
Perjalanan tahun akan menumbuhkan uban di kepalamu. Dan balasan berasal dari jenis amalan yang dikerjakan. Nantinya, engkau akan menulis surat kepada keturunanmu dengan linangan air mata seperti yang Ibu alami. Di sisi Allah, kelak akan berhimpun sekian banyak orang-orang yang menggugat.
Anakku..
Takutlah engkau kepada Allah karena kedurhakaanmu kepada Ibu. Sekalah air mataku, ringankanlah beban kesedihanku. Terserahlah kepadamu jika engkau ingin merobek-robek surat ini. Ketahuilah, “Barangsiapa beramal shalih maka itu buat dirinya sendiri. Dan orang yang berbuat jelek, maka itu (juga) menjadi tanggungannya sendiri”.

Anakku…
Ingatlah saat engkau berada di perut ibu. Ingat pula saat persalinan yang
sangat menegangkan. Ibu merasa dalam kondisi hidup atau mati. Darah
persalinan, itulah nyawa Ibu. Ingatlah saat engkau menyusui. Ingatlah
belaian sayang dan kelelahan Ibu saat engkau sakit. Ingatlah …..
Ingatlah….
Karena itu, Allah menegaskan dengan wasiat : “Wahai, Rabbku, sayangilah mereka berdua seperti mereka menyayangiku waktu aku kecil”.
Anakku…
Allah berfirman:

“Artinya : Dan dalam kisah-kisah mereka terdapat pelajaran bagi orang-orang berakal” [Yusuf : 111]

Pandanglah masa teladan dalm Islam, masa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam masih hidup, supaya engkau memperoleh potret bakti anak kepada orang tua.